PENGERTIAN
MEDIA
1.Pengertian Media
Kata media beraasal dari
bahasa Latin “Medius” yang secara
kharfiah berarti “Tengah”,” Perantara” atau “Pengantar”.Dalam Bahasa Arab,media berarti perantara atau pengantar
pesan dari pengirim kepada penerima pesan.Media pendidikan secara garis besar
adalah manusia,materi,atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa
mampu memperoleh pengetahuan,keterampilan,atau sikap.Intinya,media adalah
manusia atau alat yang menyampaikan atau mengantarkan pesan-pesan pembelajaran.
2.Landasan Teoritis
Penggunaan Media Pendidikan
Landasan teoritis
penggunaan media pendidikan adalah guru sebagai sumber pesan,menyampaikan pesan atau informasi kepada siswa melalui
media pendidikan/media pembelajaran.Semakin banyak indra yang digunakan untuk
menerima dan mengolah informasi,semakin besar kemungkinan informasi tersebut
dimengerti dan dapat bertahan dalam
ingatan.Dengan demikian siswa diharapkan dapat menerima dan menyerap dengan
baik,pesan-pesan dalam materi pembelajaran.
3.Ciri-Ciri Media Pendidikan
Ciri-ciri media pendidikan ada 3 yaitu:
a) ciri fiksatif:
mediamampu merekam,menyimpan,melestarikan,dan merekonstruksi suatu peristiwa
atau objek
b) ciri manipulatif: media dapat mentransformasi suatu kejadian
atau objek,menghemat atau meringkas waktu,dapat mempercepat,memperlambat dan
mengedit suatu objek
c)
ciri distributif:
memungkinkan suatu objek atau kejadian ditransportasikan secara bersamaan dan
disajikan kepada sejumlah besar siswa,dapat direkam atau diproduksi secara
berulang-ulang
MEDIA PENDIDIKAN DAN PROSES BELAJAR MEGAJAR
1.Proses Belajar Mengajar
Proses belajar mengajar adalah suatu aspek dari lingkungan
sekolah yang di organisasi. Lingkungan ini di atur serta di awasi agar kegiatan belajar terarah sesuai dengan
tujuan pendidikan.Pengawasan itu turut menentukan lingkungan untuk membantu
kegiatan belajar.Lingkungan belajar yang baik adalah lingkungan yang menantang
dan merangsang para siswa untuk belajar
memberikan rasa aman dan kepuasan serta mencapai tujuan yang diharapkan.
2.Media Pendidikan
Ada beberapa jenis media yang biasa digunakan dalam proses
pengajaran:
a)
media grafis seperti
gambar,grafik,bagan,atau diagram.Media grafis ini disebuut juga media dua
dimensi yakni media mempunyai ukuran panjang dan lebar
b)
media tiga dimensi yaitu
dalam bentuk model seperti model padat,model penampang,model susun,model
kerja,dan sebagainya
c)
media proyeksi seperti
slide,tilmsprip,film,penggunaan OHP,dan lain-lain
3.Perkembangan Media
Pendidikan
Kalau kita lihat
perkembangannya,pada mulanya media hanya dianggap sebagai alat bantu mengajar
guru.Alat bantu yang dipakai adalah alat bantu visual yaitu
gambar,model,objek,dan alat-alat yang dapat memberikan pengalaman konkrit,motivasi
belajar serta mempertinggi daya serap dan retensi belajar siswa.
Dengan masuknya
pengaruh teknologi audio pada sekitar abad ke-20 alat visual untuk
mengkonkritkan ajaran ini dilengkapi dengan digunakannya alat audio sehingga
kita kenal adanya alat audio visual atau audio visual aids (AVA).
Pada dasarnya para
guru dan ahli audio visual menyambut baik perubahan ini.Guru-guru mulai
merumuskan tujuan pembelajaran berdasarkan tingkah laku siswa.Peranan media
semakin meningkat,guru dan media pendidikan hendaknya bahu membahu dalam member
kemudahan belajar bagi siswa.
4.Belajar Mengajar
sebagai Proses Komunikasi
Proses belajar
mengajar pada hakikatnya adalah proses komunikasi,yaitu proses penyampaian
pesan dari sumber pesan melalui saluran atau media tertentu ke penerima
pesan.Pesan yang akan disampaikan adalah isi ajaran ataupun didikan yang ada
didalam kurikulum.
Pesan berupa isi
ajakan dan didikan yang ada di kurikulum dituangkan oleh guru atau sumber lain
kedalam simbol-simbol komunikasi,baik simbol verbal maupun simbol non verbal.Proses
komunikasi tersebut selalu mengalami perubahan sesuai dengan perkembangan zaman
dan majunya ilmu pengetahuan.
5.Kegunaan Media
Pendidikan dalam Proses Belajar Mengajar
Secara umum media
pendidikan mempunyai kegunaan-kegunaan sebagai berikut:
a) memperjelas penyajian
pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis
b) mengatur keterbatasan
ruang,waktu,dan daya indra
c) dengan menggunakan media
secara tepat dan bervariasi dapat diatasi sikap pasif anak didik
d) dengan sifat yang unik
pada tiap siswa ditambah lagi dengan lingkungannya dan pengalaman yang berbeda.
FUNGSI DAN MANFAAT MEDIA PENDIDIKAN
1.Fungsi Media Pendidikan
Levi dan Lentz mengemukakan 4 fungsi media pengajaran
khususnya media visual yaitu:
a)
Fungsi atensi,yaitu media
visual merupakan inti yaitu menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk
berkonsentrasi kepada isi pelajaran yang berkaitan dengan makna visual yang
ditampilkan dan menyertai teks materi pelajaran
b)
Fungsi afektif,yaitu media
visual dapat terlihat dari tingkat kenikmatan siswa ketika belajar
c)
Fungsi kognitif,media
visual terlihat dari temuan-temuan penelitian yang mengungkapkan bahwa lambang
visual memperlancar pencapaian tujuan untuk memahami dan mengingat informasi
atau yang terkandung dalam gambar
d)
Fungsi kompensatoris,yaitu
media pengajaran terlihat dari hasil penelitian bahwa media visual yang
memberikan konteks untuk memahami teks membantu siswa yang lemah dalam membaca
untuk mengorganisasikan informasi dalam teks dan mengingatnya kembali.
2. Manfaat Media Pendidikan
Sudjana dan Rivai mengemukakan manfaat media pengajaran
dalam proses belajar siswa yaitu:
a)
Pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat
menumbuhkan motivasi belajar
b)
Bahan pelajaran akan lebih
jelas maknanya
c)
Metode mengajar akan lebih
bervariasi
d)
Siswa dapat lebih banyak
melakukan kegiatan belajar sebab tidak hanya mendengarkan uraian guru,tapi juga
aktivitas lain seperti mengamati,melakukan,mendemonstrasikan,memerankan,dan
lain sebagainya.
3. Pola dan Strategi Pemanfaatan
a) Pola Pemanfaatan
Ada beberapa pola pemanfaatan media pembelajaran:
a)
Pemanfaatan media dalam
situasi kelas dalam tatanan ini media pembelajaran dimanfaatkan untuk menunjang
tercapainya tujuan tertentu dan pemanfaatannya dipadukan dengan proses belajar
mengajar dalam situasi kelas
b)
Pemanfaatan media diluar
situasi kelas ada 2 kelompok yaitu:
-
Pemanfaatan secara
bebas,yaitu media itu digunakan tanpa terkontrol atau diawasi.
-
Pemanfaatan media secara
terkontrol,yaitu digunakan dalam suatu rangkaian kegiatan yang diatur secara
sistematik untuk mencapai tujuan tertentu.
-
Pemanfaatan media secara
perorangan,yaitu digunakan oleh seorang diri saja.
-
Pemanfaatan media secara
kelompok,yaitu dapat melakukan diskusi
tentang bahan yang sedang dipelajari.
-
Pemanfaatan media secara
massal,yaitu dilakukan oleh banyak orang bahkan ribuan orang secara
bersama-sama
b)Strategi Pemanfaatan
Agar media dapat digunakan secara efektif dan efisien ada 3
langkah utama yang harus diikuti yaitu:
a)
Persiapan sebelum
menggunakan media
Supaya penggunaan media dapat berjalan
dengan baik,kita perlu membuat persiapan dengan baikk pula.Pertama-tama kita
pelajari buku petunjuk yang telah
disediakan,kemudian kita ikuti petunjuk-petunjuk itu.
b)
Kegiatan selama menggunakan
media
Yang perlu dijaga selama kita menggunakan
media ialah suasana ketenangan.Jangan sampai perhatian kita terlalu banyak
tercurah pada apa yang kita tulis sehingga kita tidak dapat memperhatikan
sajian media yang seddang berjalan.
c)
Kegiatan tindak lanjut
Maksudnya adalah menjelajahi apakah tujuan
telah tercapai dan untuk memantapkan pemahaman terhadap materi instruksional
yang disampaikan melalui media bersangkutan.
PENGENALAN BEBERAPA MEDIA
1.Tehnologi Cetak,Audio-Visual,Berbasis Komputer,dan
Tehnologi Komputer
a) Tehnologi Cetak
Tehnologi cetak adalah cara untuk menghasilkan atau
menyampaikan materi,seperti buku dan materi visual statis terutama melalui
proses pencetakan mekanis atau fotografis.Dua komponen pokok materi teknologi
ini adalah materi teks verbal dan materi visual yang dikembangkan berdasarkan
teori yang berkaitan dengan persepsi visual,membaca,memproses informasi,dan
teori belajar
b) Tehnologi Audio-Visual
Tehnologi audio-visual adalah cara menghasilkan atau
menyampaikan materi dengan menggunakan mesin-mesin mekanis dan elektronik untuk
menyajikan pesan-pesan audio dan visual.
c)Tehnologi Berbasis Komputer
Teknologi ini merupakan cara menghasilkan atau menyampaikan
materi dengan menggunakan sumber-sumber yang berbasis mikro-prosesor.Perbedaan
antara media yang dihasilkan oleh teknologi berbasis computer dengan yang
dihasilkan dari dua teknologi lainnya adalah karenainformasi/materi disimpan
dalam bentuk digital,bukan dalam bentuk cetakan atau visual.
d)Tehnologi Gabungan
Tehnologi gabungan adalah cara untuk menghasilkan dan
menyampaikan materi yang menggabungkan pemakaian beberapa bentuk media yang
dikendalikan oleh computer.
2.Media Cetakan,Media Pajang,Proyektor Transparantasi
a) Media Cetakan
Media cetakan meliputi bahan-bahan yang disiapkan di atas
kertas untuk pengajaran dan informasi.
b) Media Pajang
Media pajang pada umumnya digunakan untuk menyampaikan pesan
atau informasi di depan kelompok kecil.Media ini meliputi papan tulis,flip
chart,papan magnet,papan kain,papan bulletin,dan pameran.
c)Proyektor Transparantasi (OHP)
Transparantasi yang diproyeksikan adalah visual baik berupa
huruf,lambang,gambar,grafik,atau gabungannya pada lembaran bahan tembus pandang
atau plastik yang dipersiapkan untuk diproyeksikan ke sebuah layar atau dinding
melalui sebuah proyektor.
3.Rekaman Audio Tape,Slide,Film dan
Video,Televisi,Komputer,dan Lingkaran Tajwid
a) Rekaman Audio Tape
Materi rekaman audio tape adalah cara ekonomis untuk
menyiapkan isi pelajaran atau jenis informasi tertentu.Rekaman dapat
dipersiapkan untuk sekelompok siswa dan sekarang ini sudah lumrah rekaman
dipersiapkan untuk penggunaan perorangan.
b)Slide
Slide merupakan media yang diproyeksikan,dapat dilihat
dengan mudah oleh siswa di kelas.Slide adalah sebuah ganbaran transparan yang
diproyeksikan oleh cahaya melalui proyektor.
c)Film dan Video
Film atau gambar merupakan gambar-gambar dalam frame
dimana frame demi frame diproyeksikan melalui lensa proyektor secara mekanis
sehingga pada layar terlihat gambar itu hidup.
d)Televisi
Televisi adalah system elektronik yang mengirimkan gambar
diam dan gambar hidup bersama suara melalui kabel dan ruang.
e)Komputer
Komputer adalah mesin yang dirancang khusus memanipulasi
informasi yang diberi kode,mesin elektronik yang otomatis melakukan pekerjaan
dan perhitungan sederhana dan rumit.
f)Lingkaran Tajwid
lingkaran tajwid merupakan salah satu media pengajaran
yang termasuk klasifikasi media berbasis cetakan dan merupakan media yang
digunakan untuk menyajikan pelafalan bahasa Arab.
PEMILIHAN MEDIA
1.Media Jadi dan Media Rancangan
Disebut media jadi karena sudah merupakan komoditi
perdagangan dan terdapat di pasaran dan dijual secara bebas dan dalam keadaan
siap pakai.Sedangkan media rancangan adalah perlu didesain dan dipersiapkan
secara khusus untuk maksud atau tujuan pembelajaran tertentu.
2. Dasar Pertimbangan Pemilihan Media
Dasar pertimbangan pemilihan media pada tingkat yang
menyeluruh dan umum dapat dilakukan dengan mempertimbangkan factor-faktor
berikut:
a)
Hambatan pengembangan dan
pembelajaran
b)
Persyaratan isi,tugas,dan
jenis pembelajaran
c)
Hanbatan dari siswa dengan
mempertimbangkan kemampuan dan keterampilan awal,seperti membaca,mengetik,dan
menggunakan computer dan karakteristik siswa lainnya
d)
Pertimbangan lainnya adalah
tingkat kesenangan dan keefektifan biaya.
3. Kriteria Pemilihan
Kriteria pemilihan media sebagaimana yang dikemukakan oleh
Dick dan Carey:
a)
Ketersediaan sumber tempat
b)
Ketersediaan
dana,tenaga,dan fasilitasnya
c)
Faktor
keluwesan,kepraktisan,dan ketahanan media yang digunakan dalam jangka waktu
yang lama
d)
Efektivitas dan efesiensi
biaya dalam jangka waktu yang cukup panjang.
4. Model/Prosedur Pemilihan Media
Dilihat dari bentuknya,prosedur pemilihan media
dikelompokkan menjadi 3 model yaitu:
a) Model flowchart
b) Model matriks
c) Model checklist
PENGGUNAAN MEDIA
1.Media Berbasis Manusia
Media berbasis manusia merupakan media tertua yang digunakan
untuk mengirimkan dan mengkomunikasikan pesan atau informasi.Media ini
bermanfaat khususnya bila tujuan kita adalah mengubah sikap atau ingin secara
langsung terllibat dengan pemantauan pembelajaran siswa.Media ini juga
mengajukan dua teknik yang efektif,yaitu rancangan yang berpusat pada masalah
dan pertanyaan ala Socrates.
Meskipun pada hakikatnya pelajaran yang berpusat pada
masalah sejalan dengan teknik pertanyaan ala Socrates (karena pelajaran
berpusat pada masalah dimulai dengan mengajukan pertanyaan),teknik pertanyaan
lain dapat digunakan untuk menggugah pikiran siswa dan mendorong untuk
berpikir.Pertanyaan dapat diajukan bukan hanya dari guru tetapi juga dari
siswa.Yang terpenting adalah memberikan kesempatan kepada siswa agar pikirannya
dapat berkembang melalui penyelidikan kognitif.
2. Media Berbasis Cetakan
Materi pembelajaran berbasis cetakan yang paling umum
dikenal adalah buku teks,buku penuntun,jurnal,majalah,dan lembaran lepas.Teks
berbasis cetakan menuntut 6 elemen yang perlu diperhatikan pada saat merancang
yaitu konsistensi,format,organisasi,daya tarik,ukuran huruf,dan penggunaan
spasi kosong.
3. Media Berbasis Visual
Media berbasis visual memegang peran yang sangat penting
dalam proses belajar.Media visual dapat memperlancar pemahaman dan memperkuat
ingatan.Visual dapat pula menumbuhkan minat siswa dan dapat memberikan hubungan
antara isi materi pelajaran dengan dunia nyata.Agar menjadi efektif,visual
dapat ditempatkan pada konteks yang bermakna dan siswa harus berinteraksi
dengan visual itu untuk meyakinkan
terjadi proses iinformasi.
4. Media Berbasis Audio- Visual
Media audio- visual yang menggabungkan penggunaan suara yang
memerlukan pekerjaan tambahan untuk memproduksi.Salah satu pekerjaan penting
yang diperlukan dalam media ini adalah penulisan naskah dan storyboard yang
memerlukan persiapan yang banyak,rancangan,dan penelitian.
5. Media Berbasis Komputer
Dewasa ini computer memiliiki fungsi yang berbeda-beda dalam
bidang pendidikan dan latihan.Ada pula peran computer sebagai pembantu tambahan
dalam belajar,pemanfaatannya meliputi
penyajian informasi isi materi pelajaran ,latihan,atau keduanya.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN
Yang dimaksud dengan pengembangan media pembelajaran adalah
suatu usaha penyusunan program media pembelajaran yang lebih tertuju pada
perencanaan media.
1.Analisis Kebutuhan dan Karakteristik Siswa
Yang dimaksud dengan kebutuhan dalam proses belajar mengajar
adalah kesenjangan antara apa yang dimiliki siswa dengan apa yang
diharapkan.Jadi seorang guru atau dosen yang akan merancang dan mengembangkan
media pembalajaran terlebih dahulu harus mengetahui pengetahuan dan
keterampilan awal yang dimiliki olleh para siswa sebelum mengikuti pelajaran
yang disajikan melalui program pengembangan media tersebut.
2. Perumusan Tujuan
Perumusan tujuan merupakan hal pokok yang harus dilakukan
sebelum merancang suatu program media.Sebab dengan penetapan tujuan tersebut
dapat diketahui arah suatua program pembelajaran.Untuk merumuskan tujuan
pengajaran secara baik.maka tujuan tersebut harus;berorientasi pada kepentingan
siswa,bukan pada guru dan dinyatakan ddengan kata kerja yang
operasional,artinya menunjuk pada hasil perbuatan yang dapat diamati atau
hasilnya dapat diukur dengan alat ukur tertentu.
3. Pengembangan Materi
Dalam pengembangan
materi ,tindakan yang dilakukan selanjutnya adalah menganalisis tujuan yang
telah ditetapkan menjadi sub-sub keterampilan yang disusun secara baik sehingga
diperoleh bahan pengajaran yang terperinci yang dapat mendukung tujuan
tersebut..Daftar kemampuan itulah yang menjadi bahan pengajaran yang disajikan
kepada siswa.Dengan cara tersebut dapat diperoleh bahan pembelajaran yang telah
lengkap dan dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
4. Perumusan Alat Pengukur Keberhasilan
Untuk dapat mengetahui berhasil tidaknya suatu pengajaran
yang dilakukan,maka diperlukan alat ukur yang sesuai untuk kegunaan
tersebut.Alat ukur hasil belajar tersebut dapat berupa tes,penugasan,atau
daftar cek perilaku,dan sebagainya.Sebagai
pedoman dalam pembuatan alat ukur yang baik,sebaiknya setiap kemampuan
dan keterampilan yang mendukung tercapainya tujuan tersebut harus dipersiapkan
secara matang.
5. Penulisan Naskah
Penyajian materi pengajaran melalui media rancangan
merupakan penjabaran pokok-pokok materi yang telah disusun secara baik.Materi
pengajaran yang dituangkan dalam tulisan/gambar yang disebut dengan naskah
program media.
Ada banyak macam bentuk naskah program media namun pada
dasarnya mempunyai maksud yang sama yakni sebagai penuntun dalam usaha
memproduksi media pembelajaran.
MEDIA PENDIDIKAN AGAMA
Media pendidikan agama adalah semua aktivitas yang ada
hubungannya dengan materi pendidikan agama,baik yang berupa alat yang dapat
diragakan maupun teknik metode yang secara efekyif dapat digunakan oleh guru
agama dalam rangka mencapai tujuan tertentu dan tidak bertentangan dengan
ajaran Islam.
1.Contoh Teladan yang Baik
Sebagai contoh media
pengajaran yang baik seperti halnya kisah Nabi Musa yang berguru kepada
Khaidir.Dengan contoh tersebut hendaknya dalam pemilihan media pengajaran agama
selalu diperhatikan hal-hal yang tidak bertentangan dengan kaidah-kaidah agama
atau sesuai dengan tindakan atau perbuatan yang dicontohkan oleh nabi
sendiri.Pemilihan media pengajaran agama tersebut disesuaikan dengan tujuan
pengajaran agama itu sendiri,bahan/materi yang akan disampaikan,ketersediaan
alat yang tersedia,pribadi guru,minat dan kemampuan siswa,dan situasi
pengajaran yang akan berlangsung.
2. Semua Alat dan Metode
Dalam penggunaan media pendidikan agama ada beberapa alat
dan metode yang digunakan yaitu:
a)
Papan tulis:merupakan alat
bantu dalam proses belajar mengajar,disamping sebagai media pendidikan mengajar
juga dapat mempermudah murid memahami pelajaran.
b)
Buku pelajaran:buku
menawarkan informasi penting tentang ilmu pengetahuan dan buku juga dapat menyajikan hiburan bagi para penggemarnya.
c)
Bulletin board dan display:merupakan
alat yang dapat memberikan informasi tentang suatu peristiwa dimana dapat merupakan
alat pendidikan yang digunakan secara efektif untuk seluruh level dan fase
pendidikan.
d)
Film atau gambar
hidup:merupakan alat audio visual untuk pelajaran,penerangan,dan penyuluhan.
e)
Radio pendidikan:memiliki
kelebihan yaitu kesederhanaan bentuk dan kemampuan yang tinggi untuk menjangkau
setiap pendengarnya yang sedang melakukan kegiatan lain sekalipun atau bahkan
sedang menikmati media massa lainnya.
f)
Televisi pendidikan:digunakan
secara langsung untuk transmisikan program pendidikan atau secara tidak
langsung dengan memanfaatkannya sebagai sumber belajar dan sumber motivasi.
g)
Komputer:merupakan media
pendidikan yang mudah digunakan bagi peserta didik dalam proses belajar mengajar
h)
Karyawisata:dilakukan
dibawah bimbingan guru dengan membuat perencanaan yang matang terlebih
dahulu,perumusan tujuan dan tugas yang harus dilakukan,misalnya mengunjungi
pabrik,museum,dan sebagainya.
MEDIA TIGA DIMENSI
1.Jenis Model dan Penggunaannya
Ada beberapa model yang bisa digunakan dalam media tiga
dimensi yaitu:
a)
Model solid/utuh:biasa digunakan dalam pelajaran IPS
b)
Model cut away/penampang:biasa digunakan dalam pelajaran IPA
c)
Model buil-up/susun:biasanya digunakan dalam pelajaran biologi
d)
Model working/kerja:biasa digunakan dalam pelajaran fisika
e)
Model mock-up/susunan bagian pokok:biasa digunakan dalam mempelajari
tehnik mesin
f)
Model dioroma/pemandangan yang ditampilkan sesuai dengan aslinya
2. Membuat Model
Ada beberapa cara dalam membuat model yaitu:
a)
Model perbandingan:model
ini dibuat untuk menerangkan suatu obyek atau benda yang karena besarnya sukar
dibawa masuk kelas atau karena kecilnya sukar diamati dengan baik
b)
Model yang
disederhanakan:model ini dibuat dengan cara menyederhanakan bentuk benda yang
sebenarnya
c)
Model irisan:model ini
dibuat dengan beberapa alasan antara lain benda aslinya tertutup dan terlalu
besar serta alasan kesesuaian
d)
Model lapangan:model ini
dibuat untuk menerangkan suatu daerah tertentu atau kondisi wilayah tertentu
e)
Model susunan:model ini
dimaksudkan struktur bagian dalam dari suatu benda,disamping memperlihatkan
bagian dalam obyek juga dapat dilepas untuk dipelajari satu per satu sehingga
memperjelas pengertian
f)
Model utuh:model ini dibuat
dengan cara membuat tiruan yang baik sesuai dengan bentuk dan ukuran yang
sebenarnya.
3. Membuat Boneka dan Panggung
Boneka adalah tiruan dari bentuk manusia dan sekarang
termasuk tiruan dari bentuk binatang.Dalam penggunaan boneka dimanfaatkan
sebagai media pembelajaran dengan cara dimainkan dalam sandiwara
boneka.Macam-macam boneka yaitu:
a)
Boneka jari
b)
Boneka tangan
c)
Boneka tongkat
d)
Boneka tali
e)
Boneka wayang
Panggung dapat dibuat dengan alat dan bahan yang
sederhana,tetapi juga dapat dibuat dengan dilengkapi dengan berbagai sarana
seperti dekorasi,tata lampu,kain penggalang pinggir,dan sebagainya.Panggung
yang sederhana dapat dibuat dari bahan bambu/kayu sebagai kerangkanya dan
anyaman bamboo sebagai penutup.Panggung yang baik dapat dibuat dari kayu yang
kuat dan mudah dipindah-pindahkan.
4. Penggunaan Benda-Benda Nyata
Ada dua istilah untuk menggolongkan benda sebenarnya yaitu real things (obyek) dan benda atau
barang contoh (specimen).Benda asli
disebut obyek dimaksudkan untuk semua benda yang masih asli,alami seperti dimana
ia hidup dan berada.Untuk mempelajari obyek,kita dapat menyelenggarakan
widyawisata,sehingga bertemu dengan benda-benda asli dimana ia seharusnya
berada.Sedangkan specimen atau benda
atau barang contoh dimaksudkan untuk benda-benda asli atau sebagian dari
benda-benda asli yang digunakan sebagai contoh.
LINGKUNGAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN
1.Tehnik Menggunakan Lingkungan
Ada beberapa cara bagaimana mempelajari lingkungan sebagai
media dan sumber belajar,yaitu:
a)
Survey:siswa mengunjungi lingkungan seperti masyarakat setempat
untuk mempelajari proses social,budaya,ekonomi,dan lain-lain
b)
Berkemah:siswa turun
langsung di lingkungan untuk mempelajari lingkungan sekitar
c)
Karyawisata/field trip:kunjungan siswa keluar kelas
untuk mempelajari objek tertentu
d)
Praktek lapangan:dilakukan
oleh para siswa untuk memperoleh keterampilan dan kecakapan khusus
e)
Proyek pelayanan dan
pengabdian pada masyarakat.
2. Jenis Lingkungan Belajar
Secara umum jenis lingkungan belajar dapat dikategorikan
menjadi 3 macam yaitu:
a)
Lingkungan
social:lingkungan ini sebagai sumber belajar berkenaan dengan interaksi manusia
dengan kehidupan masyarakat,seperti organisasi social,adat dan kebiasan,dan
lain-lain
b)
Lingkungan alam:lingkungan
ini berkenaan dengan segala sesuatu yang sifatnya alamiah seperti keadaan
iklim,suhu,flora,fauna,dan lain-lain
c)
Lingkungan
buatan:lingkungan yang sengaja diciptakan atau dibangun manusia untuk
tujuan-tujuan yang bermanfaat bagi kehidupan manusia.
3. Langkah dan Prosedur Lingkungan
Ada 3 langkah yang harus ditempuh dalam menggunakan
lingkungan sebagai media dan sumber belajar,yaitu:
a)
Langkah
persiapan:menentukan tujuan pembelajaran,menentukan objek yang akan dipelajari
dan dikunjungi,menentukan cara belajar siswa pada saat kunjungan dilakukan,guru
dan siswa mempersiapkan perizinan jika diperlukan,serta persiapan tehnis untuk
kegiatan belajar.
b)
Langkah pelaksanaan:pada
langkah ini siswa melakukan kegiatan belajar di tempat tujuan sesuai dengan
rencana yang telah dipersiapkan
c)
Tindak lanjut:tindak lanjut
setelah kegiatan belajar di atas adalah kegiatan belajar di kelas untuk
membahas dan mendiskusikan hasil belajar dari lingkungan.
EVALUASI MEDIA PEMBELAJARAN
1.Tujuan Evaluasi Media Pembelajaran
Tujuan evaluasi media pembelajaran yaitu sebagai berikut:
a)
Menentukan apakah media
pembelajaran itu efektif
b)
Menentukan apakah media itu
dapat diperbaiki dan ditingkatkan
c)
Menetapkan apakah media itu
cost-efective dilihat dari hasil
belajar siswa
d)
Memilih media yang sesuai
untuk penggunaan dalam proses belajar di dalam kelas
e)
Menentukan apakah isi
pelajaran sudah dapat disajikan dengan media itu
f)
Menilai kemampuan guru
menggunakan media pembelajaran
g)
Mengetahui apakah media itu
benar-benar memberi sumbangan terhadap hasil belajar seperti yang dinyatakan
h)
Mengetahui sikap siswa
terhadap media pembelajaran
2. Kriteria Media Pembelajaran Berdasarkan Kualitas
Menurut Walker dan Hess,kriteria media pembelajaran yang
berkualittas yaitu:
a)
Kualitas isi dan tujuan
b)
Ketepatan
c)
Kepentingan
d)
Kelengkapan
e)
Keseimbangan
f)
Minat atau perhatian
g)
Keadilan
h)
Kesesuaian dengan situasi
siswa
No comments:
Post a Comment