Thursday, March 3, 2016

Makalah : Fungsi Manajemen

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah puji syukur kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi beserta isinya. Shalawat dan salam tak lupa kita haturkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW kepada keluarga dan sahabat-Nya.
Atas ridha dan rahmat –Nya, dengan niat yang tulus akhirnya penulis dengan segala kemampuan yang terbatas dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul, “Manajemen Pendidikan ”.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa pada makalah ini masih terdapat kekurangan  dan kesalahan. Karena itu, penulis memohon ma’af  yang sebesar-besarnya dan untuk itu penulis mengharapkan saran maupun kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah selanjutnya.
Harapan yang tulus ikhlas berupa persembahan dan do’a kepada Allah SWT, kiranya makalah ini dapat memberi manfa’at bagi kita semua. Amin

Sengkang,20  Maret 2012

 

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR          
DAFTAR ISI 
BAB I PENDAHULUAN  
A.  Latar Belakang
B.  Rumusan Masalah
BAB II PEMBAHASAN
A.  Pengertian dan Pentingnya Manajemen Pendidikan
B.  Ruang Lingkup dan Fungsi Manajemen Pendidikan         
C.  Macam-macam dan Kesalahan Manajemen Pendidikan
BAB III PENUTUP
A.  Kesimpulan
B.  Saran
Daftar Pustaka    


BAB  I
PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang
Manajemen pada hakikatnya adalah ilmu yang keberadaannya sangat penting karena dalam ilmu manajemen dimana seseorang belajar  dan mengelola organisasi yang meliputi berbagai aturan – aturan yang ada.
Manajemen dipelajari tentang seni mengelola organisasi-organisasi, seni bekerja sama dengan orang lain, serta seni memimpin sebuah organisasi. Tanpa sebuah manajemen dalam suatu lembaga atau tanpa pengelolaan dalam suatu lembaga maka, dapat ditebak kalau organisasi itu tidak lengkap dan tidak teratur secara formal dan kelembagaan, karena dalam manajemen pendidikan salah satu kepentingannya adalah bagaimana seseorang dapat mengurus agar supaya bisa mendapatkan hasil terlebih dalam keberhasilan suatu organisasi apalagi tujuan yang hendak dicapai oleh organisasi itu sendiri.
Dengan munculnya dan berkembangnya sebuah kelembagaan yang ditata oleh manajemen manajemen yang ada. Oleh karena itu untuk mencapai sebuah tujuan kita perlu mengenal secara dasararti dan makna sebuah manajemen dalam sebuah organisasi agar supaya dapat mencapai sebuah tujuan yang kita inginkan.
B.     Rumusan
1.      Apa pengertian dan pentingnya manajemen ?
2.      Apa ruang lingkup  manajemen pendidikan ?
3.      Apa macam – macam manajemen dan  apa pula kesalahan manajemen ?


BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian dan Pentingnya Manajemen
a.       pengertian
Manajemen dalam bahasa inggris artinya to manage, yaitu, mengatur atau mengelola.[1]dalam arti khusus bermakna memimpin dan kepemimpinan, yaitu kegiatan yang dilakukan untuk mengelola lembaga atau organisasi, yaitu memimpin dan menjalankan kepemimpinan dalam organisasi. Orang yang memimpin disebut manajer.[2]
Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemamfatan sumber daya manusia secara efektif, yang didukung oleh sumber –sumber lainnya dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam pengertian ini ada dua sistem  yang terdapat dalam suatu manajemen,  yaitu, sistem organisasi dan sistem manajerial organisasi.  Sistem organisasi berhubungan dengan model atau pola keorganisasian yang dianut, sedangkan sistem manejerial berkaitan pola-pola pengorganisasian, kepemimpinan dan kerja sama yang diterapkan oleh para anggota organisasi.
Konsep dalam pengelolaan berkaitan dengan organisasi yang di dalamnya memuat komponen-komponen organisasi secara sistemik. Kata Organ, artinya  tubuh yang tersusun secara sistematis yang terdiri atas beberapa komponen yang saling berhubungan (relationship) dan memiliki peran serta fungsi secara timbale balik. Kinerja organisasi bagaikan tubuh manusia  yang satu  sama lain saling membutuhkan dan saling menunjang (kaljasad al-wahid yasuddu ba’duhum ba’dan).
Untuk lebih jealasnya berikut para ahli memberikan pengertian tentang manajemen.
Menurut Horold Koontz dan Cyril O’Donnel, Manajemen  adalah suatu usaha untuk mencapai tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain, G.R. Terry mengatakan bahwa Manajemen  merupakan suatu proses khas yang terdiri atas tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta  mencapai sasaran yang telah ditentukan melalui pemamfaatan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya..
Menurut Parker Follet mengatakan bahwa  manajemen adalah suatu seni, karena untuk melakukan suatu pekerjaan melalui orang lain dibutuhkan keterampilan khusus, terutama keterampilan  mengarahkan, mempengaruhi, dan membina para pekerja agar melaksanakan keinginan pemimpin demi tercapainya tujuan yang  telah ditetapkan.
Menurut James Stoner mendefenisikan manajemen sebagai proses perencanaan, pengorganisasian, dan penggunaan sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan  organisasi yang telah ditetapkan.
Manajemen  sebagai senii dan ilmu, keduanya dipadukan dalam rangka mengarahkan dan mempengaruhi orang lain untuk melaksanakan rencana pemimpin dan mencapai tujuan sesuai keinginan pemimpin organisasi, baik dalam arti luas maupun arti yang sempit. Sedangkan secara leksikal Manajemen  adalah proses menggunakan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran [3]
Sedangkan istilah untuk pendidikan berikut pendapat para ahli :
Istilah pendidikan berasal dari bahasa asing Education, to educate yaitu mengasuh, mendidik. Dalam directory of education, makna education adalah kumpulan semua proses yang memungkinkan seseorang mengembangkan kemampuan-kemampuan, sikap-sikap dan bentuk-bentuk tingkah laku yang bernilai fositif dalam masyarakat tempat hidup. Istilah education dapat juga bermakna sebuah proses sosial tatkala orang dihadapkan dengan lingkungan.
Pendidikan adalah usaha yang dilakukan dengan sengaja dan sistematis untuk memotivasi, membina, membantu, serta membimbing seseorang untuk mengembangkan segala potensinya sehingga ia mencapai kualitas diri yang lebih baik. Inti dari pendidikan adalah usaha pendewasaan manusia seutuhnya (lahir dan batin)  baik orang lain, maupun dirinya sendiri dalam arti berfikir, berbicara, dan bertindak serta percaya diri dengan penuh rasa tanggungjawab dalam setiap tindakan dan perilaku kehidupan sehari-hari. Dalam manajemen  pendidikan dapat diartikan sebagai aktivitas memadukan sumber-sumber pendidikan agar terpusat dalam usaha mencapai tujuan pendidikan[4]
b.      pentingnya
terlebih dahulu perlu dinyatakan bahwa pendidikan yang dimaksud adalah lembaga atau organisasi yang bergerak dalam dunia pendidikan. Organisasi adalah wadah yang didalamnya terdapat semua unsure  manajemen. Setiap organisasi memiliki unsure-unsur  sistemik manajerial serta sistem pengelolaan lembaga. Dalam organisasi terdapat individu-individu yang menjadi anggota organsisasi. Dalam lembaga pendidikan, anggota administrasi adalah terdapat para pendidik dengan berbagai jabatan structural dan fungsionalnya. Setiap oraganisasi dengan seluruh persoanlia di dalamnya, mau  tidak mau, selalu memiliki pemimpin, yang sebutuan  tersebut sering disebut dengan manajer, direktur, ketua, kepala dan presiden. Sebutan tersebut berlaku dan diterapkan  sesuai aturan main yang ada dalam organisasi masing-masing yang disebut dengan Anggaran Dasar Rumah Tangga (AD ART) atau Statuta Lembaga Pendidikan.
Pelaksanaan program organisasi dalam bentuk apa pun senantiasa ditunjang sepenuhnya oleh keterkaitan semua bidang yang dimaksudkan, dalam lembaga pendidikan ada kepala sekolah, para pendidik, karyawan, anak didik, fasilitas sarana prasarana pendidikan dan sebagainya. Dengan gambaran tersebut setiap organisasi, termasuk lembaga pendidikan membutuhkan proses manajerial yang komprehensif, sebagaimana  dimaksudkan oleh dua belas urutan manajemen. Sebenarnya  kesuksesan suatu organisasi sangat ditentukan oleh kejalinan dan integritas semua bidang atau sub bidang, atau sebut saja kompoen-komponen organisasi yang merupakan  sumber daya manusia dan sumber daya yang mendukung terlaksananya semua rencana organisasi. Pandangan yang dimaksudkan berkaitan dengan peran dan fungsi manajer dalam organisasi, prosfesionalisme sumber daya manusia, sumber dana yang memadai, dan relasi yang kuat dengan orgnanisasi eksternal sebagai subjek yang merespon keluarga sekolah, dan lingkungan masyarakat.
Untuk mencapai tujuan terdapat beberapa unsure :
a)      organisai sebagai wadah utama adanya manajemen
b)      manajer, yang memimpin dan  memikul tanggung jawab penuh organisasi
c)      aturan main dalam organisasi disebut Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga
d)     tujuan organisasi dapat ditetapkan sebelumnya
e)      perencanaan yang didalamnya mengandung berbagai program yang akan dilaksanakan;
f)       pengarahan, yang memberikan jalan pada sumber daya manusia yang ada dalam organisasi.
g)      Teknik-teknik dan mekanisme pelaksanaan kegiatan organisasi
h)      Pengawasan terhadap semua aktivita organisasi agar tidak menyimpan rencana yang telah ditetapkan.
i)        Sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan kegiatan organisasi sesuai dengan perencanaan.
j)        Penempatan personalitas sesuai dengan keahlian atau profesionalitas pekerjaan masing-masing
k)      Evaluasi terhadap semua kegiatan yang telah dilakukan dan,
l)        Pertanggung jawaban akhir dari semua aktivitas yang dilakukan dengan penuh tanggung jawab.
B.     Ruang lingkup dan Fungsi Manajemen
Ruang lingkup manajemen  pendidikan, terutama dilihat dari unsure-unsur yang mesti ada dalam pendidikan. Sebagai ilmu, manajemen pendidikan memiliki teori dan kerangka berfkikir yang sudah teruji, terutama berhubungan dengan teori-teori kepemimpinan, teori sumber daya manusia dan teori perilaku organisasi pendidikan.
Teori manajemen pendidikan yang ilmiah memfokuskan kajiannya pada pentingnya keberadaan pemimpin atau manajer dan perannya dalam suatu lembaga pendidikan yang disebut supervisor. Teori klasik menjelaskan  pemamfaatan dan pengangkatan personal penciptaan ikllim lembaga pendidikan yang kondusif. Menurut teori manajemen pendidikan yang ilmiah, penciptaan iklim yang kondusif bagi lembaga pendidikan sangat bergantung pada sumber daya manusia yang menggerakkan lembaga pendidikan, kaerna lembaga pendidikan yang sumber daya manusianya lemah, meskipun memiliki moda dan fasilitas yang memadai, tidak akan bisa meraih keberhasilan.
Manajemen pendidikan juga mengkaji efisiensi dan efektifitas pelaksanaan kinerja lembaga pendidikan dengan mempertimbangkan tujuan pendidikan, kegitatan pendidikan yang logis, jumlah sumber daya manusia atau staf yang memadai, disiplin kerja, upah yang proporsional, bonus yang prestatif, standarisasi pekerjaan yang sistematis.
Teori klasik pertama diperkenalkan oleh B.I. 1841-1925 manajemen membahas :
a)      Technical  adalah kegiatan memproduksi dan mengorganisasikannya, lulusan siap kerja
b)      Commercial  kegiatan  membeli bahan dan menjual produk, jaringan yang bermamfaat
c)      Financial kegiatanpembelanjaan,membutuhkan pendanaan hinggaterlaksana pendidikan
d)     Security kegiatan keamanan misalnya pergaulan anak didik di dunia luar
e)      Accountancy melibatkan pemasukan dan pengeluaran dana,akurat dan efisien
f)       Managerial melaksanakan funsgsi yang membutuhkan perencanaan dan pengelolaan
Untuk mencapai hasi seseorang harus mengetahui fungsinya sebagai berikut pakar ilmu manajemen  :
(a)    Henry Fayol. Fungsinya adalah :planning(perencanaan), organizing (organisasi),coordinating(koordinasi), commanding(pengarahan), controlling(   pengontrolan), tapi asas bersifat umum, yaitu : asas pembagian kerja, asas wewenang dan tanggung jawab, kepentingan umum, pemberian janji yang wajar, pemusatan wewenang, rantai berskala, asas keteraturan, asas keadilan, kestabilan masa jabatan dan inisiatif, asas kesatuan
(b)   Harol Kootz. Dan Cryl O’Donnell, fungsinya adalah selain perencanaan dan pengawasan adapula fungsi staffing, yaitu penyusunan staf atau kepegawaian dan directing atau pengarahan
(c)    Lutcher M. Gullih menambah fungsi manajemen dengan reporting, penyampaian laporan dan budgeting, penyusunan anggaran pembelanjaan.
(d)   George R. Terry. Menambah dengan actuating, penggerakan.
(e)    Louis A. Allen, menambahkan Leading, kepemimpinan.
(f)    John R. R. Beisline sama dengan Fayol
(g)   William H. menambahkan fungsi assembling Resources, penyusunan pegawai atau personallia.
(h)   Sondang P. menambahkan dengan Motivating, motivasi
(i)     Lynda F.Urwick menambahkan Forecasting, mengadakan prediksi kemungkinan yang akan terjadi
(j)     Winardi, menambahkan communication, komunikasi dalam organisasi
(k)   The Liang Gie, menambahkan decition making, keputusan dan fungsi Improving, pengayaan pendekatan, metode, dan strategi dalam mencapai tujuan
(l)     Jhon  D.Millet, menambahkan funsi facilitating,  pemberian fasilitas.
C.    Macam-macam dan Kesalahan Manajemen
a.       Macam-macam manajemen
1.      Manajemen berdasarkan Sasaran atau tujuan yang hendak dicapai Seluruh aktivitas manajerial diarahkan pada tujuan yang telah ditetapkan
2.      Manajemen berdasarkan StrukturYaitu berpijak pada pandangan organisasi adalah struktur personalia. Oleh karena itu pelaksanaan  manajerialnya akan disesuaikan dengan struktur yang ada.misal tugas dan jabatan jelas, hubungan antar unit kerja
3.      Manajemen berdasarkan TeknikYaitu pengelolaan acuan berdasarkan teknik operasional atau teknik yang harus diterapkan yang telah disiapkan,misalnya membahas seluruh kegiatan, melatih  personal demi meningkatkan keterampilan teknisnya
4.      Manajemen berdasarkan Personal Organisasi. Yaitu pengelolaan personal organisasi  yang mempertimbangkan SDM, misallnya merencanakan tenaga kerja, mengurus pangkat, dan memabangun komunikasi yang baik
5.      Manajemen berdasarkan Informasi Yaitu memperbincangkan informasi hasil penelitian, perbincangkan pasar global dan perbincangkan beasiswa serta kompetisi dunia pendidikan.
6.      Manajemen Lingkungan
Yaitu mengelola organisasi, lingkungan internal organisasi meliputi pimpinan organisai dan  karyawan, alat alat, metode dll. Llingkungan eksternal organisasi yaitu lingkungan masyarakat, kerjasama antarorganisasi, lingkungan lintas pimpinan organisasi dsb.
b.      Kesalahan manajemen
Kesalahan manajemen dapat disebabkan beberapa hal, yaitu sebagai berikut :
1)      Belum adanya pola organisasi yang  seragam
2)      Belum adanya kesatuan bahasa dalam manajemen
3)      Belum adanya minat manajemen di beberapa pejabat pimpinan
4)      Belum adanya keseragaman tentang cara dan tata kerja antara instansi yang lain
5)      Tidak efektifnya pelaksanaan pengawasan
6)      Kurang tepatnya koordinasi
7)      Tidak sesuainya  rencana  dengan kesanggupan  Kalau terjadi perbedaan pendapat antara pejabat pimpinan dan pelaksana
8)      Birokrasi yang berbelit belit
9)      Tugas yang tidak sesuai dengan keahliannya
10)   Adanya dualism kepemimpinan
11)  Tidak buat skala prioritas kegiatan
12)  Tidak pernah melaksanakan evaluasi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan
Tapi untuk mencapai hasil atau untuk tidak terjadinya MISSMANAGEMENT, sebaiknya setiap organisasi melakukan hal sebaliknya  keterangan diatas .

BAB III
KESIMPULAN
A.    Kesimpulan
Manajemen  adalah suatu usaha untuk mencapai tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain, G.R. Terry mengatakan bahwa Manajemen  merupakan suatu proses khas yang terdiri atas tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta  mencapai sasaran yang telah ditentukan melalui pemamfaatan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya..sedangkan
 Pendidikan adalah usaha yang dilakukan dengan sengaja dan sistematis untuk memotivasi, membina, membantu, serta membimbing seseorang untuk mengembangkan segala potensinya sehingga ia mencapai kualitas diri yang lebih baik. Inti dari pendidikan adalah usaha pendewasaan manusia seutuhnya (lahir dan batin)  baik orang lain, maupun dirinya sendiri dalam arti berfikir, berbicara, dan bertindak serta percaya diri dengan penuh rasa tanggungjawab dalam setiap tindakan dan perilaku kehidupan sehari-hari.
B.     Saran
               Kami menyadari bahwa dalam penyusunan makalah kami ini masih ada kekurangan dan kelemahan, sebagaimana pepatah mengatakan tidak ada manusia yang luput dari kesalahan dan kekhilafan.Oleh karena itu, kami mengharapkan kritikdan saran yang bersifat membangun dari para pembaca.



Nurkolis. Manajemen Berbasis Sekolah Teori, Model dan Aplikasi. Cet. II; Jakarta: PT. Grasindo, 2005
Hikmat.  Manajemen Pendidikan. Cet. I.; Bandung: CV Pustaka Setia, 2009
Pidarta, Made.Manajemen Pendidikan Indonesia , Cet I; Jakarta: PT. Bina Aksara, 1988
Siagian, Sondang P. Manajemen Abad 21 . Cet.II; Jakarta: PT.Sinar Grafika Offsett, 1998



[1]Hasibuan, Manajemen Dasar, Pengertian dan Masalah, Gunung Agung. Jakarta, 1996,h.1
[2]A.M Kadaman dan Yusuf Udaya, Pengantar Ilmu Manajemen, PT. Prenhallindo, Jakarta,h.6
[3] Drs Nurkholis, M.M. Manajemen Berbasis Sekolah, Teori, Model dan Aplikasi, PT.Grasindo. Jakarta,h.1
[4] DR. Made Pidarta.  Manajemen Pendidikan Indonesia. (Cet.I; Jakarta: PT.Bina Aksara,1988)h.4

No comments:

Post a Comment

makalah-makalah dan tugas power point (ppt): Metode Kajian Hadis

makalah-makalah dan tugas power point (ppt): Metode Kajian Hadis : BAB I PENDAHULUAN A.   Latar Belakang Petunjuk-petunjuk agama men...